Ibarat buah simalakama... menerima istilah ini berarti boleh dikatakan apapun yang berbeda akan diterjemahkan demi DEMOKRASI.
Sampai ada pendapat/ide untuk melegalkan perjudian/judi dengan sekian banyak argumentasi baik yang bersifat ini itu.. dan lain-lain.
Kiranya mungkin itu konsekuensi pilihan BERDEMOKRASI walaupun secara jelas dan gamblang dari sisi religi tak satupun Agama yang ada di negeri ini memperbolehkan adanya judi.
Mungkinkah atas nama demokrasi ide dan gagasan tersebut diajukan dan mungkin saja diterima karena bak layaknya UU Pornografi/Pornoaksi saja yang jelas-jelas akan melindungi umat ini dari hal-hal di atas ada juga yang menentang bahkan kecenderungannya justru memenangkannya untuk menolak bahkan sebagian kaum HAWA yang notabene menurut penulis akan lebih dijunjung martabatnya kok malah menolak... piye to.
Mudah-mudahan ada yang mempunyai kajian-kajian yang bisa merontokkan ide/gagasan dilegalkannya judi di negeri ini terutama yang punya power dan perlengkapannya tentunya(duit.. jabatan...de el el).
Oh Negeri, Bangsa dan Tanah Airku Indonesia.
Wong cilik cuma bisa menonton,,, geleng kepala.... dan turut prihatin.
Mudah-mudahan Negeri Bangsa dan Tanah Airku akan selalu dilindungi-Nya.
Ku serahkan harapan untuk Negeri, Bangsa dan Tanah airku pada MU Sang Pemilik Kehidupan.... Engkau adalah sebaik-baik pengatur, Seadil-adil Pemberi, Sang Maha Perkasa atas segala sesuatu.
Peace Indonesiaku
Amien.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar